Rabu, 07 Desember 2016

Mukjizat Berjiwa Besar

Saya pernah membaca buku Davit J. Schwartz yang berjudul THE MEGIC OF THINKING BIG. Buku yang sangat luar biasa, yang bisa mengubah pandangan dan pola pikir kita dalam kehidupan dunia. Pada bagian pendahuluan nya saya membaca cerita tentang pengalaman nya yang sangat memberi Inspirasi  bagi saya.

   Beberapa tahun lalu saya menyaksikan suatu rapat penjualan yang sangat mengesankan. Direktur yang bertanggung jawab atas penjualan di perusahaan tersebut sangat bergairah. Ia ingin menyampaikan suatu hal penting. Di samping nya adalah wiraniaga terkemuka di dalam organisasi tersebut, orang yang sangat sederhana, meskipun begitu sudah menghasilkan sedikitnya kurang dari £50.000 (Dalam rupiah  Rp.860.405.405) pada tahun yang baru berakhir. Pendapatan rata-rata para wiraniaga yang lain sekitar £10.000 (Dalam rupiah Rp. 172.081.081) setahun.

Sang direktur menantang rapat terseebut. Inilah yang ia katakan. “Saya ingin kalian semua memperhatikan Harry baik-baik, dan tanyakan pada diri kalian sendiri apa yang Harry miliki dan tidak kalian punyai. Harry mendapat lima kali lebih banyak dari rata-rata, tetapi apakah Harry lima kali lebih cerdik dari kalian? Tidak, tidak demikian menurut tes personalia kami. Saya sudah mengeceknya, hasil tes memperlihatkan bahwa ia hanya berkemampuan rata-rata di departement itu.

“Dan apakah Harry Bekerja lima kali lebih keras dari pada kalian semua? Tidak, tidak demikian menurut laporan yang saya terima. Sesungguhnya, ia memiliki banyak waktu luang di bandingkan sebagian besar dari kalian”

“Apakah Harry mempunyai wilayah yang lebih baik? Kembali jawabannya tidak. Laporannya rata-rata sama. Apakah hari berpendidikan lebih tinggi? Kesehatannya lebih baik? Tidak. Harry kira-kira sama dengan rata-rata orang pada umumnya kecuali satu hal”

“Perbedaan antara Harry dengan kalian semua adalah Harry BERFIKIR lima kali lebih BESAR”. Direktur tersebut kmudian melanjutkan memperlihatkan keberhasilan yang bukan di tentukan bukan oleh besarnya Otak seseorang melaikan oleh besarnya cara berfikir seseorang.


Ini adalah gagasan yang memangkitkan minat, dan pikiran ini tertanam di benak saya. Riwayat kasus demi riwayat kasus membuktikan bahwa besarnya rekening bank, besarnya rekaning kebehagiaan pribadi seseorang dan besarny rekening kepuasan umum seseorang di tentukan oleh besarnya cara berfikir seseorang. Ada mukjizat dalam berfikir besar.

Apakah benar ada mukjizatnya? Mari kita coba dan buktikan sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar