Selasa, 17 November 2015

Cerita Anak Kost



DOMPETKU BAGAIKAN BAWANG MERAH

Hasil gambar untuk masalah anak kos


Malam ini tanggal 17 November 2015, aku merasakan apa yang namanya kesusahan. Saat aku hendak keluar dari kamar kos untuk mencari makan, aku melihat uang yang ada di dalam dompetku hanya tinggal 110.000, mungkin masih terdengar nominal yang besar. Yang kenyataan nya tadi siang aku sudah memakai uang temanku sebesar 100.000, untuk membayar uang baju hima. Dua hari kedepan tanggal 19 November aku harus membayar biaya internet kepada ibu kos dan nominalnya 120.000.
Tanpa sadar aku telah melangkah mundur masuk kedalam kamar kosku kembali. Terduduk di tepi tempat tidur tertegun memikirkan keadaan aku sekarang. Berfikir mencari solusi. Ku kumpulkan uang receh yang ada di kotak dalam lemari. Aku menghitung semuanya berjumlah 32.000, jauh dari target.
Kembali aku harus menghela nafas saat aku teringat ternyata uang penjualan tiket seminar yang berjumlah75.000, juga sudah terpakai oleh ku. Kepala ku berputar terasa sangat berat. Bagaimana aku keluar dari situasi ini? Saldo di rekening sudah di bawah seratus ribu.
Aku coba untuk menelfon ortu di kampung, berharap ortu bisa mengirimkan uang. Namun aku gak berani bicara terus terang. Basa-basi aku tanyakan kabar merekan dan adik-adik ku, hingga ortu ku bertanya “beras kemarin masih ada?”, aku menjawab,” ada ba, namun uang yang di kirim kemaren uda habis, dan uang speedy belum di bayar”.
“sekarang uba tak ada duit, sedangkan adik mu tadi gak ada uang jajan pergi ke sekolah, kalau sudah ada duit besok uba kirimkan duit” ortu ku menjelaskan. Akhirnya aku mencoba untuk tenang menanggapi pernyataan ortu ku itu. Namun sebenarnya dalam hati rasanya sudah pengen menangis. Aku tahan kesedihan ku sampai selesai menelfon.
Sesaat setelah menelfon aku termenung, berfikir mencari solusi. Ada niat  minjam uang kepada bang Yohan teman kos sebelah, namun gak sanggup mau ngomonginnya. Beberapa saat aku termenung. Tanpa di intruksi air mataku menetes dengan sendirinya. Baru kali ini aku menangis di perantauan. Ku coba untuk menghapus air mataku namun tak bisa. Ternyata beginilah hidup tanpa uang dan dililit hutang.
Mungkin aku harus bercerita dan meminta bantuan dengan teman-temanku. Tapi aku takut malah akan membuat mereka susah juga. Atau mungkin aku diam dan menyelesaikan masalah ini sendiri, adakah peluang untuk mendapatkan uang di sela-sela waktu UTS sekarang? Dua bulan gak ada kiriman aja aku bisa lewati kenapa sekarang gak? Tapi sekarang situasinya berbeda, saldo rekening sudah kosong juga. Berbagai pertanyaan dan pernyataan terlintas di fikiran ku. Yang akhirnya malah membuat kepalaku semakin pusing
Seorang anak manusia yang baru mnempuh awal kehidupan nyata, dengan sebuah masalah ekonomi. Mungkin susah untuk aku lewati, namun cobaan hidup harus di hadapi. Semoga jalan keluar menghampiriku. Senyum harus terpancar menandakan semangat masih menyala walaupun  berbagai masalah menghantui hariku.
“SETIAP MASALAH PASTI ADA SOLUSINYA”. Kata itu menjadi motivasiku untuk bangkit dan gak akan menyerah dalam keadaan apapun. Menahan lapar merupakan salah satu langkah awal untuk melewati masalah ini.


 Hasil gambar untuk masalah anak kos

Jumat, 23 Oktober 2015

PENGALAMAN ADALAH MODAL TERJUN KE DUNIA KERJA


Assalamualaikum wr wb

Saya akan menceritakan kegiatan saya mengunjungi Job Fair di sela-sela tebalnya kabut asap yang melanda Riau. Saya berkunjung ke Job Fire di GSG Politeknik Caltex Riau. Awalnya saya masuk ke sana dengan seorang teman saya yang bernama Ganjar, namun setelah sampai di dalam kami berkeliling beberapa kali, dan akhirnya bertemu dangan teman-teman yang lain. Saya dengan Revo salah satu teman saya asyik melihat-lihat di suatu bilik prusaan. Tiba-tiba yang lain uda menghilang gak tau kemana, mungkin hilang di atara kabut asap, hehehe. Akhirnya saya dengan Revo berjalan-jalan dan bertemu dengan Verdiansyah. Kami bertiga bersama-sama mereview prusahaan-perusahaan yang menjadi peserta job Fire itu.
Di Job Fire ini saya melihat sangat banyak orang yang ingin melamar kerja. Saya memilah beberapa peusahaan yang menarik menurut saya.
  1.   Happy Puppy
  2.   Unistar Cellular 
  3.   PT. Minaret Prima Selusa
  4.   PT. Andika Permata Sawit Lestari
Saya memilih ke -4 perusahaan itu karena perusahaan tersebut membutuhkan pekerja yang mengerti tentang IT. Job Fire ini semakin memotivasi saya untuk lebih mendalami ilmu IT. Bukan hanya 4 perusaan di atas tapi masih banyak perusahaan yang membutuhkan pekerja di bidang IT.
Namun untuk terjun ke dunia kerja tidaklah mudah, saya melihat banyak persyaratan yang harus di penuhi untuk melamar pekerjaan di perusahaan yang saya inginkan. Dari berbagai persyatan yang harus di penuhi ada beberapa persyaratan yang menurut saya menjadi nilai tambah untuk para pelamar. Persyaratan tersebut adalah:
  1. Pengalaman kerja. Hampir semua perusahaan menjadikan pengalaman kerja sebagai salah satu persyaratan nya. Pengalaman kerja menjadi sesuatu yang penting bagi para pelamar, terutama pengalaman kerja di bidang yang sama dengan bidang yang akan dia ajukan.
  2. Atitute. Kejujuran, keuletan , disiplin, cekatan, dan cara berkomunikasi juga menjadi bahan pertimbangan bagi semua perusaan. Perusahaan akan mencari kariawan yang memiliki kualitas atitute yang baik.
Dari itu semua kesimpulan yang dapat saya ambil adalah untuk terjun ke dunia kerja saya harus belajar mempersiapkan semua kareteria yang di butuhkan perusahaan yang saya kehendaki. Softskill, hardskill, dan pengalaman adalah modal yang harus saya cari selagi masih di bangku kuliah ini.

 Aktif di organisasi dan Hima merupakan salah satu cara belajar yang akan saya tempuh untuk memperbaiki atitut dan softskill saya. Dan saya akan memperdalam ilmu tentang IT yang dari awal sudah menjadi tujuan saya. Saya ingin lulus  dan bekerja tepat waktu dan di waktu yang tepat.

Sekian postingan pengalaman saya, kesalahan dan kekurangan saya mohon maaf,
Terimakasih 

Wasalamulaikum wr wb.

Rabu, 12 Agustus 2015

Perjalanan Cinta, Saudara

assalamualaikum, hay guys. Lagi" kita berjumpa, berjumpa lagi kita dengan amarda Rhamphir, so bukan vampir jngan di ejek karena anda bisa naksir (pd bangat yaa,,),, hehehehe,
Kali ini saya hadir dengan sepenggal cerpen kisah percintaan yang saya alami sendiri. Cerita ini saya angkat berdasarkan kisah nyata. Namun tak semuanya murni seperti yang saya alami, ada sedikit yang saya kreasikan.
Sebelum teman-teman membaca cerita yang saya buat, pertama" saya mohon maaf dahulu, mungkin cerpen yang saya tulis sangat jauh dari sempurna. Saya juga baru belajar jadi saya mohon kritikan dan saran dari para pembaca.
Baiklah kawan-kawan, mohon untuk tidak melihat dari harganya, lihatlah dari penjiwaanya,, (ciieee alaynya keluar).Hehehehe,,, selamat membaca.




Sudah di juluk baru jatuh

by: Amarda Muhammad


Hari demi hari telah saya lewati bersama Winda seorang gadis remaja yang awalnya cuma teman biasa bahkan sudah saya anggap seperti saudara. Itu semua bukan tampa alasan. Dia dan saya masih terikat oleh suku palabi (salah satu suku melayu Riau).
Seiring berjalan waktu rasa itu mulai mucul, rasa cinta. Tak dapat saya pungkiri bahwa selama kami berteman kami sering bermalam mingguan berdua tak ubahnya sepasang kekasih. Awalnya saya menyayangi dia sebagai seorang adik dan tak ada niat di hati saya untuk menjadikan dia sebagai kekasih. Namun semuanya berubah setelah hari itu.
12 Mei 2015, hari itu adalah hari selasa. Saya harus bangun untuk mengantarkan adik saya sekolah, jujur saya sebenarnya masih malas bangun karena aktifitas sekolah saya sudah berakhir karena saya sudah melewati ujian akhir sekolah.
“Ddddrrrrrttttt...dddrrrrttttt” terdengar getaran hp. Saya mengambil android saya dan melihat ada bbm dari Wenny. “PING!!!”
Saya menjawab bbm Wenny “iya wen, ada apa pagi-pagi uda bbm?”
“aku mau tanya sama kamu amarda. Kamu pacaran ma Winda?” balas Wenny.
“kamu mau tau aja apa mau tau bangat? Hehehe..” balas saya dengan candaan.
“dua-duanya amarda, hehehe” balas Wenny.
“wanny piro. Hahaha”
“serius amarda, ne malah bercanda pulak, aku bilangin winda nantik lo” ancam Wenny kepada saya.
“Bilang aja kalau berani, nantik kalo kita ketemu kamu aku cubit, hehehe” saya mengancam wenny balik.
“aku aduin ke winda kalo kamu nakal sama aku, awas aja di hajar sama winda kamu” balas Wenny lagi.
“hahaha.......”
“amarda.......... serius la amarda, kamu pacaran sama winda gak?” balas Wenny makin kesal.
“gak kok wen kami Cuma teman biasa. Hehehe...” jawab saya santai.
“serius donk amarda, dia tu sering curhat sama aku tentang kamu” balas Wenny lagi.
“emangnya dia cerita apa aja sama kamu wen?” tanya saya penasaran.
“dia bingung dengan sikap kamu. Kalian jalan bersama, malam mingguan berdua, panggil sayang-sayangan tapi kalian gak pacaran” jelas Wenny.
“bukan aku gak mau nembak dia, tapi aku punya alasan sendiri kenapa gak jadiin dia sebagai pacar, aku sudah menganggap dia thu sebagai adik aku sendiri” jelas saya kepada Wenny.
“tapi kasihan dianya Amarda, dia sudah sayang bangat dengan kamu. Kamu ngertikan perasaan dia?” sambung Wenny lagi.
“aku ngerti wen, aku juga sayang sama dia. Tapi kami gak bisa bersatu. Kami sesuku wen, kami masih bersaudara” jelas saya lagi.
“tapi kenapa kamu gak bilang dari awal kalau kalian itu masih saudara?” balas Wenny.
“aku uda bilang wen, mungkin dia nya yang lupa. Kayak nya dia yang terlalu terbawa perasaan” jawab saya.
“kasihan dia lo amarda, masak kalian HTS(hubungan tanpa status). Dia sudah terlajur sayang sama kamu. Kasih dia kejelasan dengan hubungan kalian amarda. Kasihan dia kalau kamu gantungin gini. Perjelas hubungan kalian biar dia gak bingung. Gak mungkin kalian HTS terus kan? Berikan dia kejelasan secepatnya” saran Wenny kepada saya.
“saya juga kasihan sama dia wen, iya-iya nantik aku kasih kejelasan status kami, nantik aku selesaiin masalah ini sama dia” jelas saya.
 “ok, da dulu ya amarda, bye.” Balas Wenny. “ok wen, aku juga mau mandi ni, byee” balas saya mengakhiri obrolan bbm nya.
Matahari sudah sampai pada ketinggian puncaknya, jam sudah menunjukan jam 12:21 Sampai saat itu saya masih belum memberikan kepastian kepada Winda. Saya bingung dalam situasi seperti itu. Hingga sore tiba saya masih belum bertindak masih terhanyut dalam lamunan berkepanjangan. Lamunan saya buyar saat di kagetkan oleh getaran hp android saya.
“PING!!!” bbm dari Winda masuk.
“iya sayank” balas saya.
“mar, ini aku kiki” balasnya lagi.
“kok kamu ki? Windanya mana?” tanya saya bingung.
“aku lagi di rumah winda. Aku mau tanya ma kamu” balas Kiki pakai hp Winda.
“mau tanya apa? Kayaknya serius amat” tanya saya penasaran.
“sebenarnya kamu sama Winda serius gak si? Kalian pacaran gak si?” tanya kiki.
Ternyata yang saya duga benar, Kiki membahas masalah yang sama dengan yang di tanyakan oleh Wenny tadi pagi. Kembali saya di buat berfikir dengan rumitnya dunia cinta.
Beberapa saat saya masih termenung hingga bbm dari kiki masuk lagi. “mar, jangan kau buat teman aku kayak gini, dia seharian ini terlihat termenung terus. Kasihan dia jangan kau gantungin gini, beri dia kejelasan”.
“iya ki, aku tau. Tapi masalahnya kami tu sesuku, kami juga masih ada hubungan saudara. Jadi kayaknya gak mungkin aku untuk memiliki hubungan serius ma dia” jelas saya kepada kiki.
“ya Allah. Kenapa gak kamu bilang dari awal kalau kalian sesuku? Balas kiki sedikit kaget.
“dulu sudah aku bilang ki,malahan sebelum kami sedekat ini. Mungkin dia lupa atau dia sudah terlalu terbawa perasaan” balas saya.
“sekarang mau gimana lagi? Aku pun kasihan liat kalian. Lebih baik kalian jalani aja dulu. Kita juga gak tau, mana tau kalian jodoh”. Saran kiki.
“kalau sampai ini terus berlanjut bisa gawat ki. Apa lagi kalau nikah sesuku kan kena denda adat seekor kerbau putih, di mana mau nyari yang kayak gitu sekarang?”. Balas saya.
“jalani aja dulu. Kalian masih mending Cuma sesuku. Aku dulu lebih parah dari ini, sepagitoan malahan. Kalau kalian masih bisa walaupun kena denda adat. Kalau aku dulu gak bisa sama sekali”. Jelas kiki panjang lebar.
“hmmm,,,,, iya udah, kasihkan hp nya sama winda dulu. Biar aku yang bbman ma dia” pinta saya.
“iya ada apa yankk” jawab Winda.
“sayankk, sekarang sayank mau hubungan kita gimana?” tanya saya.
“terserah sayank aja” balasnya.
“keadaan nya rumit yank, kita sesuku. Kita juga masih ada hubungan saudara”. Penjelasan saya kepada winda.
“aku ngikut keputusan sayank. tapi aku ingin kepastian yank”. Balasnya lagi.
“aku benar-benar bingung sekarang sayank. dengan keadaan kita dan dengan kedekatan kita”. Balas saya.
“aku juga bingung yank, tapi seiring waktu yang kita lalui bersama mambuat aku ceria kembali, dan jujur sekarang aku ada rasa dengan sayank”. jawab Winda terus terang.
Sesaat saya terdiam. Gak tau harus balas dengan kata-kata apa. Sebenarnya saya juga merasakan hal yang sama, saya sudah jatuh cinta kepada gadis yang awalnya cuma saya anggap adik. Tapi mau gimanapun saya tidak mau melihat dia sedih lagi. Hubungan ini harus saya jalani karena saya juga sudah terbawa arus rasa cinta kepada Winda.
Akhirnya saya beranikan diri untuk menembak winda.
“ sayank, aku gak bisa merakit roket untuk membawamu ke bulan. Aku gak bisa membuat kue untuk makanan spesial untuk sayank, jangankan itu masak air aja aku gak bisa. Aku gak bisa merangkai kata-kata romantis hanya untuk membuat sayank tersenyum manis sesaat. Aku gak bisa melukis nama sayank di awan agar semua orang tau kalau aku saynk kamu. Satu yang aku bisa berikan kepada mu, rasa sayank yang berdasarkan kasih, berbingkaikan cinta setulus hati yang akan selalu aku berikan kepada mu. Izinkan aku untuk menjalin hubungan kasih dengan mu. Aku akan berusahan membuat mu bahagia”
“sayank maukah kamu jadi pacar ku?” ungkapan saya kepada winda.
“hm... iya amarda, aku mau jadi pacar mu. Inilah yang aku harapkan dari dulu” balas winda dengan hati berbunga-bunga.
Sunggu bahagia hati saya, memang cuma ungkapan lewat bbm, tapi pesan singkat itu sangat berarti bagi kami. Walaupun kejadian itu bagaikan pepatah mengatakan “sudah di juluk baru jatuh”.
“I love you sayankk. Sekarang aku sangat bahagia jadi pacar kamu :-*tambah winda lagi.
“I love you to sayank. aku juga sangat bahagia yankk. Akhirnya kamu jadi milik ku sekarang :-*balas saya.
“jadi sekarang kita sudah resmi jadian kan sayank? ;-) tanya Winda menggoda saya.
“ya belum la sayank, kan nunggu surat nikah dari KUA dulu, hihihihi” balas saya bercanda.
“ih,, dasar nyebelin kamu sayank.. awas kalau ketemu aku cubit” balas winda kesal.
“hahaha,,, cubit aja kalau bisa yank. Kalau gak sayank yang aku cium duluan, hehehe” balas saya lagi dengan candaan.
“awas saja malam minggu ya sayank. aku cubit sayank sampai nangis” balas winda lagi.
“gak takut, gak takut, hehehehe” balas saya dengan candaan lagi.
Percakapan dua insan yang baru mengawali hubungan nya itu terus berlanjut hingga malam tiba. Canda tawa terus menghiasi percakapan di obrolan itu. Kata-kata romantis saling bersauttan, keduanya begitu bahagia hingga larut malam. Sampai pada akhirnya ucapan selamat terlelap dan kecuman manis via bbm menjadi penutup hari itu bagi saya dan Winda sang kekasih hati saya.
Hari yang begitu melelahkan fikiran saya, namun akhirnya begitu indah terukir di ingatan saya. 
Dunia seakan-akan hanyalah milik kami berdua, yang lain kami anggap ngontrak termasuk para pembaca, hehehe. 






Saya mohon maaf jika postingan saya kurang menarik, ini adalah tulisan pertama saya, harap maklim saja.

oke kawan-kawan, sekian dulu postingan saya, tunggu sambungan ceritanya ya,,, masih panjang ceritanya. jadi sabar aja bagi yang mau membaca cerita hidup saya.
Masih akan ada cerita yang lebih romantis dan juga sedihnya.
Jangan lupa kasih komentarnya kawan.

Sekian, assalamualaikum,