Senin, 12 Desember 2016

Stop Korupsi wahai para Koruptor

Bicara tentang korupsi, pastinya identik dengan penggelapan uang oleh seorang pejabat. Walau sebenarnya korupsi bukan hanya tentang uang. Korupsi juga bukan hanya dilakukan oleh pejabat. Seperti yang dicantumkan dalam Undang-Undang No.31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindakan Pidana Korupsi, yang termasuk dalam tindak pidana Korupsi adalah : “ Setiap orang yang di kategorikan melawan hukum, melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri, menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi, menyalahgunakan kewenangan maupun kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara”.

Korupsi bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan karyawan, manager, pejabat pemerintah, bos, pengelolah proyek pun bisa melakukan korupsi. Tetapi yang sering kita dengan dan yang membuat resah negeri ini adalah korupsi yang dilakukan pejabat terhadap uang negara yang merupakan hak rakyat.

Faktor utama yang menimbulkan adanya tindakan korupsi adalah kebutuhan ekonomi, pengaruh lingkungan dan faktor keimanan. Banyak ditemui korupsi yang didasari oleh desakan kebutuhan ekonomi. Dalam sebuah keluarga misalnya sang suami hanya pegawai perusahaan swasta yang berpenghasilan lima juta rupiah perbulan. Jika di bandingkan dengan pengeluran untuk rumah tangga dan biaya anak kuliah pastinya gaji segitu tidak mencukupi. Setan sering kali menawarkan jalan pintas di sini, sehingga sang suami akhirnya melakukan tindakan korupsi. Hal ini tentunya bisa di cegah jika sang suami bisa bijaksana dalam mengatur keuangan keluarga.

Faktor kedua adalah pengaruh lingkungan. Bayangkan saat anda bermukin di daerah padat penduduk. Melihat tetangga punya mobil pastinya akan membuat anda tertarik untuk membeli mobil juga. Tapi apakah anda sudah membandingkan penghasilan anda dan penghasilan tetangga? Apakah pekerjaan anda sama? Saat anda mempunyai keinginan ini pastinya anda akan berusaha mencari jalan pintas untuk menyamai atau bahkan melebihi yang tetangga anda punya. Dan lagi-lagi ini kesempatan setan untuk merayu anda. Sebenarnya korupsi oleh faktor ini bisa saja dicegah jika pelaku bisa sabar dan mau bekerja keras. Buatlah tabungan untuk membeli apa yang anda impiankan. Syukuri apa yang kita punya.

Faktor ke-tiga adalah keimanan. Manusia pastinya tidak akan pernah lepas dari godaan setan. Jika para pejabat tidak memiliki iman yang kuat pastinya korupsi akan terus terjadi, setan akan menghasut pelaku koruptor dengan memasukkan pemikiran-pemikiran instan di atas. Untuk faktor yang ini individu nya sendiri lah yang harus berbenah, mendekatkan diri kepada Tuhan. Peran serta keluarga juga sangat penting, sehingga individunya tidak terjerumus ke jalan yang salah.
Selain faktor utama di atas ada juga faktor pendukung yang membuat aksi korupsi begitu mudah terjadi. Salah satunya adalah lemahnya penegakan hukum. Tindakan Korupsi akan membuat dampak yang parah, apa lagi jika pelaku melakukan korupsi terhadap uang negara yang diperuntukan kepada rakyat. Bayangkan saja saat biaya pembangunan jembatan dipangkas dananya oleh pemimpin proyek. Sehingga kualitas jembatan sangat jauh dari layak, dan beberapa tahun setelah pembangunan jembatan itu malah ambruk dan menewaskan 30 orang yang sedang melintas. Jika seseorang pembunuh satu orang bisa di penjara seumur hidup pelaku, maka berapa lama seharusnya pelaku korupsi di pidana? 30 kali lipat umur hidur si koruptor bukan? Tapi kenyataannya kebanyakan pidana yang di terima para koruptor hanya maksimal 20 tahun. Inilah yang membuat kejahatan korupsi tidak bisa di bendung. Para koruptor akan berfikir kan dipenjaran 20 tahun jika mereka ketahuan, jika tidak kan tidak akan apa-apa. Lagi pula kan itu pidana maksimal, peluang mereka untuk di penjara lebih ringan dari itu masih terbuka lebar.

Contoh di atas hanya satu dari sekian banyak kasus yang di akibatkan oleh orang-orang yang korupsi. Solusi untuk permasalahan ini yang sulit untuk di selesaikan, karena hukum tentang korupsi sudah tertulis didalam undang-undang. Tak akan mudah untuk mengubah hukum jika tidak ada kemauan dan komitmen dari semua pihak yang terkait. Disini kami berharap kepada pemimpin negeri dan para penegak hukum. Lihatlah kami, lihatlah penderitaan kami. Bantu kami untuk mendapatkan hak-hak kami, kepada siapa lagi kami akan memohon? Hanya kepada pundak kalianlah kami bergantung, kami rakyat yang lemah tak kan bisa berbuat apa-apa jika pemerintah dan hukum tidak memihak kepada kami.

Begitu banyak korupsi yang terjadi, begitu banyak nyawa yang melayang akibatnya, tak sedikit masyarakat yang sengsara dan menderita, setiap saat jeritan dan  air mata tangisan anak negeri yang membasahi jiwa ini. Akankah ini akan terus terjadi? Akankah kita biarkan bangsa ini di penuhi oleh orang-orang pembunuh masal? Sudahilah wahai para pelaku kejahatan ini, jangan lagi makan hak kami. Kami juga saudara kalian, tidakkah kalian kasihan saat anak-anak kami menangis kelaparan?. Berikanlah hak kami, niscaya kami akan mendokan kalian masuk surga. Lima kata dari kami "Stop Korupsi wahai para Koruptor".



Tulisan Ini diikutsertakan dalam lomba Hari Anti Korupsi Nasional yang diselenggarakan oleh KPK dan Blogger Bertuah Pekanbaru.





logo-kpk            
   bertuahlogo

Kamis, 08 Desember 2016

Cerita Rakyat Melayu Riau: Lancang Kuning

Hasil gambar untuk lancang kuning


Sebutan Lancang adalah sebuah perahu dengan ukuran yang berbeda-beda, karena ada yang kecil dan ada pula yang besar, yang jelas lancang adalah alat perhubungan air pada masa lalu. Dalam masyarakat Riau lebih dikenal dengan lancang kuning yang merupakan suatu lambang kebesaran daerah Riau karena itu lancang kuning ditetapkan menjadi lambang dan nyanyi daerah Riau.

Adapun cerita lancang kuning adalah berasal dari sebuah kerajaan yang terdapat di bukit batu. Wilayah kabupatin bengkalis. Kerajaan ini di perintah oleh raja yang bernama datuk laksmana perkasa alim serta dibantu dua orang panglima yaitu panglima umar dan panglima hasan. Panglima umar adalah seorang panglima yang dipercayai datuk laksmana perkasa untuk menyelesaikan sesuatu jika terjadi persoalaan dalam kerajaan. Umpamanya jika terjadi perampokan di perairan, setiap tugas dapat diselesaikan dengan baik.

Pada suatu hari panglima umar menghadap datuk laksmana perkasa untuk menyampaikan hasrat hati yaitu untuk mempersunting zubaidah, seorang gadis negeri itu. Permohonan umar disambu dengan baik oleh datuk laksmana, dengan persetujuan datuk laksmana dilangsungkan pernikahan dan tanda kegembiraan diadakan pesta dan keramaian besar-besaran. Rupanya keparcayaan yang diberikan dan perkawinan panglima umar dengan zubaidah menimbulkan rasa tidak senang bagi panglima hasan, timbul dendam. Hal ini timbul dikarenakan rupanya panglima hasan juga simpati dan mencintai zubaidah itu. Rupanya apa yang diinginkan itu telah di dahului panglima umar.

Untuk melepaskan rasa sakit hati panglima hasan mencari akal bagaimana agar zubaidah dapat dimilikinya, maka dengan akal busuknya panglima hasan menyuruh bomo menyampaikan kepada datuk laksmana bahwa dia bermimpi agar datuk laksmana membuat lancang kuning untuk mengamankan semua perairan dari lanun. Apa yang disampaikan pawang bomo diterima oleh datuk laksmana, sehingga lancang kuning dikerjakan siang malam setelah lancang kuning hampir selesai tersebar berita bahwa bathin sanggoro telah melarang para nelayan bukit batu untuk mencari ikan di tanjung jati.

Dengan adanya berita ini datuk laksmana memerintahkan agar panglima umar berangkat dan menemui bathin sanggoro, sungguh berat hati panglima umar untuk berangkat karena istrinya sedang hamil tua dan tak lama lagi ia akan melahirkan, tapi karena tugas yang sangat penting, semua perasaan itu ditahan, demi kerajaan yang tercinta.

Setelah berlayar beberapa hari sampailah panglima umar kepada bathin sanggoro dan di ceritakan semua berita yang tersebar di bukit batu. Mendengar cerita itu bathin sangoro terkejut, karena selama ini dia tidak pernah melarang nelayan bukit batu menangkap ikan di tanjung jati. Mendengar cerita bathin sanggoro panglima umar termenung dan berfikir, apakah karangan yang terjadi di balik peristiwa ini? Melihat keadaan ini lalu bathin sanggoro menganjurkan agar berita ini diselidiki dari mana asal muasalnya, dan di selidiki sewaktu perjalanan pulang.

Rupanya apa yang disampaikan bathin sanggoro dituruti panglima umar, sewaktu perjalanan pulang panglima berkeliling, guna mencari siapa yang membuat berita ini, sehingga tidak dirasakannya bahwa perjalanannya sudah satu bulan.

Malam ini tepat lima belas hari bulan purnama. Malam itu lancang kuning akan diluncurkan ke laut. Dibalai-balai telah banyak pemuka kerajaan dan penduduk negeri untuk menyaksikan peluncuran lancang kuning tersebut. Bermacam-macam hiburan rakyat dipertunjukkan. Semua penduduk negeri bergembira terkecualai zubaidah, karena suaminya panglima umar sudah satu bulan pergi dan sampai saat ini belum juga kembali dan karena itu ia tidak pergi menghadari acara peluncuran lancang kuning kelautan pada malam itu.

Setelah semua keparluan peluncuran lancang kuning di siapkan pawang domo memberikan petunjuk kepada datuk laksmana.acara peluncuran di mulai dengan tepung tawar pada dinding lancang kuning, kemudian di lanjutkan panglima hasan dan pemuka masyarakat lainnya. Selesai tepung tawar di lanjutkan dengan pengasapan dan baru lah semua yang hadir diperintahkan supaya berdiri disamping lancang kuning dan semua bunyi-bunyian di bunyikan dan semua yang telah memegang lancang kuning mendorong, tetapi alangkah anehnya, lancang kuning tersebut tidak bergerak sedikit pun hal ini dikerjakan berulang-ulang bahkan tenaga sudah di tambah, namun lancang kuning tidak juga bergerak. Hadirin yang hadir merasa heran dan bertanya-tanya, muka pawang domo merah padam.

Pawang domo segera bersembah kepada datuk laksmana dan berkata: ampunkan tuan ku yang mulia! Rupanya lancang kuning tidak bisa di luncurkan jika. . . . jika apa wak domo ? kata datuk laksmana, katakan lah! Jika lancang kunning ingin juga di luncurkan harus ada korban. Korban berapa ekor kerbau yang di perlukan wak domo? Tuan ku yang mulia, bukan kerbau. Wak domo menghampiri datuk laksmana dan membisikkan bahwa kurban yang di perlukan adalah perempuan hamil sulung datuk laksmana tertunduk dan termenung serta berkata kepada pawang domo bahwa agar perluncuran lancang kuning di undurkan saja.

Setelah sebagian orang pulang, panglima hasan pergi kerumah zubaidah dan di dapatinya zubaidah sedang duduk termenung. Zubaidah terkejutdengan kedatangan panglima hasan sambil berkata: mengapa lagi kau kesini panglima hasan? Berkata panglima hasan: zubaidah apa lagi yang kau tunggu zubaidah? Suami mu tidak akan kembali lagi, kerena itu biar akau yang menjadi ayah anak mu itu! Apa kata mu panglima pengkhianat ? biar saya mati dari pada saya bersuamikan kamu! Apa ? jawab panglima hasan. Jika kamu masih menolak permintaan ku, kamu akan saya jadikan gilingan lancang kuning yang akan di luncuran kelaut.

Karena zubaidah tetap menolak permintaan pangliama hasan, maka zubaidah di tarik dan matanya di tutup dengan di bantu oleh pengawalnya, setelah sampai di lancang kuning yang akan di luncurkan, panglima hasan mendorong tubuh zubaidah kebawah lancang kunung dan ketika itu juga panglima hasan memerintahkan supaya lancang kuning di dorong kelaut. Hanya di dorong oleh beberapa orang saja lancang kuning itu meluncur dengan mulus.

Setelah lancang kuning sampai di laut tampaklah darah dan daging zubaidah berserakan di tanah dan dan ketika itu turun lah hujan lebat petir dan angin kencang serta bertepatan waktu itu panglima umar merapat ke pelabuhan bukit batu.

Setelah perahu di tambatkan di pelabuhan panglima umar langsung kerumah untuk melihat istri dan anaknya yang telah di tinggalkan selama sebulan, tapi setelah sampai di rumah, rumahnya kosong, dipanggilnya zubaidah tetapi tidak ada jawaban. Hati panglima sudah mulai gelisah, maka dia berangkat kepelabuhan, di tengah jalan berpapasan dengan panglima hasan, langsung panglima umar bertanya kepadanya, dimana gerangan istri ku, panglima hasan menceritakan, istrinya zubaidah telah di jadikan gilingan lancang kuning oleh datuk laksmana.

Mendengar cerita panglima hasan tersebut panglima umar langsung pergi ketempat peluncuran lancang kuning, di dapatinya darah berserakan alangkah sedih hati panglima umar melihat tubuh istrinya itu, di sapunya darah yang ada yang di tanah itu serta di usapkan ke muka serta berkata bahwa dia akan membalas atas kematian istrinya itu kepada datuk laksmana, tetapi baru saja ia berjalan di lihatnya datuk laksmana berjalan kearahnya.

Setelah mereka bertemu pangliama umar langsung menyerang datuk laksmana dengan pedang yang panjang keperut datuk laksmana, tanpa ada pembicaraan sedikit pun, akhirnya datuk laksmana mati ditangan panglima umar, ketika itu juga datanglah pawang domo serta menceritakan segala kejadian yang sebenarnya, bahwa yang menjadikan zubaidah untuk gilingan lancang kuning adalah panglima hasan, tanpa mengulur waktu panglima umar pergi mencari panglima hasan

Dari kejauhan panglima umar melihat panglima hasan sudah bersiap-siap untuk melarikan diri menuju lancang kuning tapi belum sempat melepaskan talinya panglima umar telah sampai, dengan pedang terhunus sambil berkata: nah. . . malam ini. . . engkau atau aku akan mati. Dengan di saksikan penduduk mereka berkelahi di atas lancang kuning. Dan akhirnya panglima hasan dapat di tikam panglima umar dan matinya jatuh kelaut.

Waktu itu lah panglima umar melihat ke pantai dan berkata kepada orang yang ada di pantai bahwa ia telah membunuh datuk laksmana karena perbuatan panglima hasan dan panglima hasan pun sudah mati di tangannya, kerna itu ia akan pergi dengan lancang kuning untuk selama-lamanya, dan ketika sampai di tanjung jati datanglah ombak besar dan angin topan sehingga lancang kuning tersebut karam dan ia bersama lancang kuning terkubur dalam laut tanjung jati serta kejayaan kerajaan negeri bukit batu berangsur-angsur mundur dan akhirnya tinggal setumpuk rumah saja lagi.


Hasil gambar untuk lancang kuning

Lagu "Lancang Kuning" Lirik Lagu Daerah Riau


Lancang Kuning 


Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Belayar malam...

Lancang kuning
Lancang kuning belayar malam
Hai belayar malam...

Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam...
Haluan menuju
Haluan menuju ke laut dalam...

Lancang kuning belayar malam...(2X)

Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Kuranglah faham...
Kalau nakhoda
Kalau nakhoda kuranglah faham
Hai kuranglah faham...

Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam...
Alamatlah kapal
Alamatlah kapal akan tenggelam...

Lancang kuning belayar malam...(2X)

Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Menentang badai...

Lancang kuning
Lancang kuning menentang badai
Hai menentang badai...

Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga...
Tali kemudi
Tali kemudi berpilit tiga...

Lancang kuning belayar malam...(2X

Cerita Peci Merah Pak Pandir

PADA zaman dahulu, hiduplah seorang laki-laki yang bernama Pak Pandir. Pak Pandir tinggal bersama istri dan putra tunggalnya yang masih kecil. Setiap harinya Pak Pandir memenuhi kebutuhannya dengan cara memancing dan menangkap burung.
Suatu hari Pak Pandir pergi menangkap burung punai, Setelah mendapatkan seekor burung, ia langsung melepasnya sambil berkata, “Hai burung, pergilah kau ke rumahku. Temuilah Mak Mandir dan mintalah ia menyembelihmu untuk dimasak sebagai lauk makan siang ini.”. Hal yang sama juga dilakukan Pak Pandir pada setiap burung yang berhasil ia tangkap. Tujuh burung yang ia dapatkan selalu dilepaskan.
Setelah merasa lelah dan Pak Pandir sudah merasakan lapar, ia memutuskan untuk pulang ke rumah. Setibanya di rumah, Pak Pandir segera menemui istrinya yang sedang memasak di dapur.
“Mak, mana pindang burung punai tadi?” tanya Pak Pandir dengan semangat.
Mak Mandir bingung dengan karena tidak tahu apa yang dimaksudkan suaminya. Ia balik bertanya kepada suaminya.
“Apa yang kamu maksudkan, Pak?”.
“Tadi saya menangkap burung. Setiap burung yang berhasil saya tangkap saya suruh ke sini untuk disembelih dan dimasak olehmu,” jawab Pak Pandir santai dengan cara bicaranya cedal.
“Ya ampun Pak, alangkah bodohnya kamu. Yang namanya burung itu kalau dilepaskan pasti mereka kabur,” keluh istrinya kesal. Pak Pandir hanya diam saja. Ia duduk tanpa rasa bersalah mendengar ucapan istrinya. Keesokan harinya Pak Pandir kembali pergi menangkap burung di hutan.
“Kalau sudah dapat burungnya, jangan lupa diikatkan di kayu atau di kaki Bapak supaya burungnya tidak terbang!” pesan istrinya sebelum Pak Pandir pergi.
“Iya,” jawab Pak Pandir singkat seraya menuju hutan.
Belum lama berburu, sudah ada seekor burung yang berhasil ia dapatkan. Sesuai pesan Mak Mandir, ia segera mengikatkan burung yang ditangkapnya di kakinya. Selanjutnya banyak sekali burung yang berhasil yang ia tangkap. Selain mengikatkan burung yang didapatnya pada kakinya, ia juga mengikatkan pada tangan dan kedua kakinya. Karena begitu banyak burung yang dia ikatkan pada tubuhnya, Pak Pandir pun terbang jauh oleh burung-burung itu. Akan tetapi, karena semakin lama menahan tubuh Pak Pandir yang berat, tali-tali pengikat burung Pak Pandir tersebut putus dan lepas. Akibatnya, Pak Pandir terjatuh.
Pak Pandir sangat beruntung. Ia jatuh di atas istana raja dan dilihat oleh putri tunggal raja.
“Kak, apa pekerjaan kakak di sana? Dari mana kakak berasal?” tanya Putri dengan ramah.
“Oh, kakak dari kahyangan,” jawab Pak Pandir berbohong. Sementara di kakinya masih ada tali-tali bekas ikatan burung-burung tadi. Tali-tali itu pun langsung dilepasnya karena ia malu dan takut ketahuan putri. Putri pun menyuruh Pak Pandir turun dan mengajaknya menghadap raja.
“Apa benar kamu berasal dari kahyangan?” tanya Raja kepada Pak Pandir untuk meyakinkan.
“Iya,” jawab Pak Pandir kembali berbohong.
Hal Ini merupakan suatu kebahagiaan bagi raja dan putrinya. Selama ini raja menunggu-nunggu kehadiran seorang dari kahyangan untuk dinikahkan dengan putrinya. Raja pun berniat untuk menikahkan Pak Pandir dengan putrinya.
Beberapa hari sebelum pesta pernikahan digelar, raja memerintahkan prajuritnya untuk mengundang warga-warga dari tujuh desa ke timur, tujuh desa ke barat, tujuh desa ke utara, dan tujuh desa ke selatan.
Pesta pun digelar selama tujuh hari tujuh malam. Setelah selesai pesta, pagi harinya Pak Pandir bangun dan membuat api di bawah istana raja sambil melamun. Dalam lamunannya Pak Pandir teringat dengan istri dan anaknya.
“Bagaimana kabar anak dan istriku?” gumamnya dengan keras.
Raja pun mendengar ucapan Pak Pandir tersebut.
“Hah, ternyata kamu Pak Pandir, bukan pangeran dari kahyangan,” tegur Raja dengan keras.
“Benar, Raja.”
“Berarti engkau sudah membohongiku. Engkau harus dihukum seberat-beratnya,” hardik raja dengan gusarnya.
Karena pada zaman itu tidak ada hukum yang berlaku, Raja menghukum Pak Pandir dengan cara menguliti bagian atas kepala Pak Pandir. Pak Pandir menjerit kesakitan. Kulit kepalanya terlepas. Darah bercucuran keluar. Kepalanya jadi berwarna merah berlumuran darah.
Dalam kondisi yang seperti itu, Pak Pandir pulang ke rumahnya. Ia berjalan dengan dengan langkah tergopoh-gopoh dan menahan rasa perih di kepalanya.
Ketika sudah mendekati rumahnya, dari kejauhan anaknya melihat Pak Pandir pulang. Anaknya pun bersorang kegirangan,
“Hore… hore bapak pulang! Bapak pulang pakai peci merah.”
“Dasar keparat! Tidak tahu apa kepala orang sakit perih begini dibilang peci merah!” gerutu Pak Pandir sambil terus berjalan mendekati rumahnya.
“Alhamdulillah, bapak pulang. Bapak pulang dengan memakai peci merah,” seru Mak Mandir bahagia. Sampai di rumah, Pak Pandir langsung duduk di teras rumahnya karena kelelahan.
“Apa yang terjadi dengan kepalamu, Pak?” tanya istrinya setelah melihat kondisi suaminya dari dekat. Istrinya segera membersihkan kepala Pak Pandir, mengobatinya, dan membalut kepala Pak Pandir. Di teras rumahnya Pak Pandir beristirahat sambil menceritakan apa yang dialaminya kepada anak dan istrinya.
“Alangkah bodohnya kamu, Pak! jangan mau disakiti orang seperti itu!” sesal istrinya.

“Tidak apa Mak, yang penting sekarang saya sudah selamat. Saya senang sekarang kita bisa berkumpul lagi,” jawab Pak Pandir pasrah dan sekaligus bahagia. Mereka sekeluarga pun berbahagia karena dapat berkumpul bersama lagi.

Cerita Pak Pandir Pergi Memancing

Namanya saja Pak Pandir. Tentu ia pandir alias bodoh. Istrinya sering merasa kesal dibuatnya. Sewaktu istrinya sakit dan minta supaya Pak Pandir memanggiIkan dukun, Pak Pandir malah membawa kambing. Ceritanya begini. Istrinya meminta Pak Pandir lekas memanggil dukun untuk mengobati sakitnya.

    "Dukun? Siapa dia, dan bagaimana bentuknya?" tanya Pak Pandir.
    "Dukun itu orang yang sudah tua dan berjanggut," kata istrinya bercampur kesal.
    "Oooh yang berjanggut," kata Pak Pandir senang.
    Maka dicarilah "yang berjangut" itu. Di kebun singkong ia temui seekor kambing yang berjanggut.
    "Nah, ini rupanya si dukun yang diminta istriku!" serunya.
    Lalu ia hampiri kambing.itu sambil bertanya, "Hai, kamu ini dukun, ya?"
    "Mbeeek ... mbeekk!" si kambing mengembik.
    "Oh, baik, baik!" Pak Pandir mencoba menirukan suara kambing.
    "Ayo ikut ke rumahku! Lalu kau obati istriku biar lekas sembuh, ya!" katanya dengan menangkap dan menyeret si kambing.
    Tentu saja setelah ia sampai di rumah, istrinya marah-marah. Karena yang ditunggunya adalah Pak Dukun, bukan kambing.
    Nah, pada suatu pagi Pak Pandir menyiapkan kail. Ia ingin pergi memancing.
    "Aku ingin pergi memancing, apa umpannya, ya?" ujarnya kepada istrinya.
    "Oh gampang. Kau carilah belalang rusa buat umpannya," jawab istri Pak Pandir.
    "Baiklah kalau begitu."
    Tetapi, yang diingat-ingat oleh Pak Pandir adalah rusa! Maka kemudian yang dicarinya bukanlah belalang rusa, tetapi rusa. Begitu ia melihat rusa sedang duduk tenang-tenang di dekat semak-semak, ia menyergap binatang itu dan segera mengikatnya. Rusa itu meronta-ronta.
    Pak Pandir mengerahkan seluruh tenaganya untuk mengikat hewan itu. Keringatnya meleleh napasnya sesak.
    Setelah rusa diikatnya, lalu dibawanya ke sungai.
    "Ayo, sekarang kau jadi umpan ikan," katanya sendirian.
    Dia siapkan pancingnya. Mata kailnya cukup besar. Tali pancing pun panjang. Dengan tenang ia tusukkan mata kail itu ke pantat rusa. Apa yang terjadi?
    Rusa itu kesakitan dan memberontak. Membuyarkan semua lilitan tubuhnya. Mereka berdua tercebur ke dalam air dan berebutan menyelamatkan diri ke tepian sungai.
Sama-sama basah kuyup dan sama-sama bingung. Mungkin si rusa menyangka Pak Pandir orang yang sinting. Sedang Pak Pandir mengira bahwa si rusa umpan ikan yang susah dipakai memancing.


Sumber : Majalah Bobo

Navigasi Saat Membuat Animasi Dengan Aplikasi Blender

Hasil gambar untuk aplikasiblender
Blender memiliki interface yang lebih sederhana dibandingkan software 3D lain. Satu hal yang penting pada Blender adalah shortcut-nya yang buanyak. Dalam posting kali ini saya akan menunjukan beberapa dasar menggunakan Blender.
Saat awal menggunakan software ini saya menemukan kebingungan. Setelah bertanya sana sini ternyata memang software 3D rada rumit.  Saya tidak menyarankan menggunakan mouse touch pad pada Laptop karena nanti kita akan menggunakan tombol tengah pada mouse.

Hasil gambar untuk mouse

  • Drag memakai tombol tengah mouse untuk navigasi 3D (semua arah)
  • Scroll mouse untuk zoom in zoom out
  • Kombinasi hold Ctrl + scrool mouse untuk navigasi arah horizontal
  • Kombinasi hold Shift + scrool mouse untuk navigasi arah vertikal
  • Tombol 0 (nol) untuk kamera
  • Klik kanan untuk memilih objek
  • Tombol G untuk Grab – Memindahkan objek, klik kiri jika sudah selesai memindahkan
  • Kombinasi tombol G + X – Memindahkan objek pada sumbu X (begitu pun untuk Y dan Z)
  • Tombol R untuk Rotation – Memutar objek
  • Kombinasi R + X – Memutar objek pada sumbu X (begitu pun untuk Y dan Z)
  • Tombol S untuk scale – Merubah ukuran objek
  • Kombinasi S + X – Memutar objek pada sumbu X (begitu pun untuk Y dan Z)


Penguasan dasar navigasi ini penting banget. Awal-awal belajar saya juga merasa pusing tapi lama kelamaan saya sudah biasa. Bisa karena biasa, biasa karena banyak dilatih.

Tips Mandiri Belajar Animasi Dengan Blender

     Blender adalah aplikasi yang di gunakan untuk membuat animasi 3D. Jika anda henda mendalami dan mempelajari blender ada baiknya anda mengikuti tips ini. Tips Ini akan memudahkan anda dalam belajar membuat animasi dengan Blender.
      Berikut adalah yang saya dapatkan dan saya pun mempraktekan nya.

1.  Sebagai pemula, tentukan dulu FOKUS belajar untuk menguasai tool dan instruksi dasar permodelan 3D. Jangan terburu nafsu untuk mempelajari teknik lain. Buatlah target belajar Anda seperti sebuah kurikulum. Ingat, Blender adalah software yang sangat kompleks, mulai dari game engine, modeling, texturing, sculpting, sampai dengan motion tracking dan video editor.

2.   Ulangi 1 jenis tutorial dasar hingga puluhan kali secara konsisten selama sepekan. Tujuannya adalah untuk membangun bawah sadar instruksi di blender. Hasilnya adalah reflek jari menjadi lebih baik dan dapat bekerja secara efisien. Tanpa harus melihat keyboard saat akan mengeksekusi.

3.    Untuk menguasai teknik modeling 3D, saya berlatih membuat obyek dengan lilin atau “malam”, clay, hingga papercraft. Hal ini sangat membantu proses “imajinasi” saat saya merotasi obyek 3D di blender.

4.  Intensive melakukan observasi obyek disekitar kita. Agar kemampuan topologi makin bagus saya sering melakukan pengamatan terhadap obyek-obyek seperti gunting, gelas, mobil, hingga action figure.

5.   Menuliskan pengalaman belajar kita untuk menjadi sebuah tutorial. Dengan menulis atau membuat video screencast akan semakin memperkuat bawah sadar kita dalam memahami suatu teknik di blender. Jangan pernah ragu untuk berbagi meskipun itu hal yang sederhana. Bisa saja hal sederhana bagi kita tetapi menjadi hal luar biasa bagi orang lain. Bahkan akan muncul banyak pertanyaan dan masukan atas tulisan kita. Sehingga kita akan “dipaksa” untuk belajar lebih dalam lagi.

6.  Aktif di komunitas blender baik di tingkat lokal, nasional (Blender Indonesia), hingga internasional. Kita akan dapat banyak feedback dan apresiasi. Jangan pernah takut menerima kritik. Setiap respon adalah bentuk apresiasi berharga bagi perbaikan karya kita.

7.  Jangan terlalu banyak DOWNLOAD TUTORIAL!!!! Bukan banyaknya tutorial yang anda download tapi yang terpenting adalah berapa banyak tutorial yang sudah anda kuasai dengan baik


Mengenal Aplikasi Animasi 3D Blender

Teknologi animasi 3D saat ini telah berkembang dengan pesat. banyak film-film animasi 3D yang telah dibuat baik oleh perusahaan film dalam negeri maupun perusahaan luar negeri. Begitu pula dengan game yang saat ini tentu sudah berbasi 3D mulai dari game gadget sampai game player. Animasi 3D ini dibuat menggunakan software  yang berspesifikasi tinggi dan juga close source . Namun ada juga software animasi 3D yang tidak membutuhkan spesifikasi begitu tinggi dalam menjalankannya dan juga lebih mudah dipahami oleh pembelajar tentang animasi 3D. Software ini bernama Blender, yaitu software animasi 3D open sourc yang bisa jalankan dengan mudah dalam pembuatan object 3D, penganimasian 3D, dan juga bisa untuk membuat game. Dalam artikel saya ini membahas mengenai teori dasar dan pembelajaran dasar Blender yang disajikan secara lengkap dan mudah dipahami.


Apa itu Software 3D Blender ?

Softwate 3D Blender merupakan software open source yang dikhususkan untuk pembuatan animasi 3D. Blender merupakan sebuah software 3D suite yang lengkap di antara software open source. Tool-tool yang sederhana, namun mencangkup kebutuhan pembuatan film animasi. Satu kelebihan utamanya adalah game engine yang terintegrasi, dan presentasi atau web interaktif.  Selain itu, Blender tersedia untuk berbagai maca Sistem Operasi antaranya Windows, Linux, Mac OS, FreeBSD, Irix dan Solaris.


Sejarah Software 3D Blender

Blender tercipta bermula dari sebuah komunitas pecinta animasi dari berbagai berbagai kalangan dan latar belakang, mereka beraliansi membuat sebuah software  3D yang free open source ( bisa di Otak Atik ) dan bisa dikembangkan sesuka hati. Blender di gagas oleh Ton Roosendaal (Belanda) awalnya Ton Roosendaal hanya mendirikan sebuah studio animasi pada tahun 1988-2002 kemudian Software 3D blender ini kini menjadi sebyah software yang berupa shareware/freeware animation. Dan pada tahun yang sama juga si Ton Roosendaal juga mendirikan sesuatu yang berhubungan dengan 3D Blender yaitu Blender Institute. Sejak periode 2002 sampai sekarang, blender selalu update fitur, interface dan performa-nya, sehingga kemampuan blender untuk digunakan produksi animasi tidak diragukan, terbukti dengan hasil open movie beberapa film keluaran sintel (blender institute).


Menubar Terdapat Pada Software 3D Blender

Tampilan Blender terbagi menjadi beberapa window (jendela) yang tiap window terdapat barisan icon-icon kecil yang berada pada bagian atas atau bawah window. Sebagai berikut ini :

·       Header : Menu utama Blender yang terdiri atas File, Add, Render, dan Help.
·       Viewport : Tampilan yang terdiri dari objek 3D atas objek lainnya. 
·       Toolbar : Terdiri atas daftar tools yang memilikisifat dinamis menurut objeknya. 
·       Outliner : Struktur data dari objek pada Blender. 
·       Properties : Panel yang memuat berbagai macam perintah untuk memodifikasi objek atau animasi dan bersifat dinamis mengikuti objek atau tools yang sedang aktif.
·       Timeline : Instruksi yang terkait dengan frame animasi atau untuk sequencer.


Fitur - Fitur yang Terdapat Pada Software 3D Blender

a.      Screen Layouts
Saat membuka Blender, layar akan menampilkan secara default seperti pada gambar di atas. Tampilan tersebut dapat diganti sesuai kebutuhan, misalnya kebutuhan untuk merancang simulasi visual, Anda dapat memilih layout animation yang merupakan tampilan untuk mengerjakan animasi dan lain-lain. Tools ini berada pada pojok kiri atas layar, merupakan bagian dari Main Header yaitu menubar yang ada di bagian atas pada tampilan Blender.

b.      Splitting Windows
Splitting windows atau pembagi tampilan lembar kerja pada software Blender, Splitting windows dalam pembuatan simulasi visual 3D seringkali digunakan. Contohnya dalam pemodelan 3D diperlukan lebih dari 1 windows. Splitting windows adalah membagi menjadi 2 windows dalam tipe yang sama dan dapat dilakukan secara horizontal maupun vertical. Berikut cara melakukan splitting windows.

c.       Snap 3D Cursor
Pada dasarnya 3D Cursor digunakan untuk menentukan letak objek, sedangkan Snap merupakan sebuah alat bantu dalam menemukan titik acuan. Cara melakukan snap 3D cursor adalah dengan menekan SHIFT+S.

d.      Adding object
Adding Object merupakan sebuah menu untuk menambahkan objek pada bidang 3D. Lakukan dengan cara menekan SHIFT +A atau pilih menu Add pada Header menu.

e.       Transformation
Transformation adalah upaya untuk menggeser atau memutar atau mengubah ukuran objek.


Type Window yang Terdapat Pada Software 3D Blender

Blender memiliki banyak tampilan windows dimana tiap-tiap tampilan tersebut memiliki fungsi masing-masing.



Fungsi Open, Saving. dan Appending Files yang Terdapat Pada Software 3D Blender

Sama seperti program yang lainnya, Blender juga memiliki fungsi untuk menyimpan, membuka dan menambah sebuah file yang berhubungan dengan Blender
·         Save : Ketika pertama kali bekerja menggunakan Blender, seperti hampir tidak mungkin untuk mengetahui bagaimana menyimpan hasil kerja. Berikut ini adalah tampilan setelah memilih File -> Save.

·         Appending File : Jika anda menginginkan untuk memasukkan elemen dari file Blender yang satu ke file Blender yang lainnya, perlu menggunakan append command dari File ->Append.