Aku jatuh cinta pada sesesok anak gadis.
Anak gadis yang aku dambakan. Aku memanggilnya anak gadis. Dan aku senang memanggilnya demikian.
Sebut saja dia Anak Gadis, karena dia masih gadis dan suka minum susu, dan belum nikah. :D . Mahasiswi jurusan Tarbiyah disalah satu perguruan tinggi negeri di Riau.
Aku mengenal nya melalui jejaring Facebook. Bermula dari keisengan ku yang suka nge add kawan dari kawan-kawan ku.
Terutama yang cewek. Da memang yang aku add cewe semua sih... :D
Yaa normal la kan untuk seorang cowok yang normal.
Orang bilang sih aku jomblo. Ya karena memang jomblo. Bukan jones loh..
Tapi Jopy alias jomblo Happy :D.
Jomblo nya bukan karena gak laku, tapi akunya yg gak mau pacaran. ya menurut ku sih pacaran itu bikin ribet. Harus ini la, itu la, gak boleh ini la, gak boleh chat sana sini la. Poknya ribet dahh, kaya terpenjara gitu. Padahal kan masih pacaran, belum nikahan.
Cukup tentang si Jopy, kita langsung bahas si anak gadis. ;)
Aku memulai perkenalan dengan si anak gadis melalui messenger. Seperti biasanya aku selalu melambaikan tangan untuk kenalan pertama kali, atau say Hay.
Dan si doi membalas dengan salam "Assalamualaikum".
Waw... Luar biasa (tepuk tangan dalam hati), anak Soleh ni pastinya. aku yg pertama chat malah jadi malu. Akhirnya aku jawab salam nya dan mulailah kami kenalan.
Dari hari pertama chat, informasi yang aku dapat dia mahasiswi Universitas Negeri di Riau yang mengambil jurusan keguruan. Orang nya asyik untuk chating, gak sombong dan rajin menabung. :D
Dia juga kawan "ibu" dan "Tante" ku.
Wahh bisa jumpa ni seperti nya. Sekalian jumpa "Tante" atau "ibu" pikirku.
Lanjut chat di hari kedua.
Aku chat "selamat malam"
Dia membalas "assalamualaikum.."
Jrengg.... Aku pun terhenyak merasa sangat malu. Dia membalas dengan mengucapkan salam lagi. Di sinilah aku mulai bimbang.
Aku merasa tak pantas ni temanan dengan orang baik-baik gini. Tapi hati ku berkata.
"Chat aja kan lebih baik berteman dengan orang baik".
Tak aku sangka akan sampai sejauh ini. Chat kami semakin sering dan semakin akrab. Kami juga sering Videocall.
Hampir satu bulanan kami chat dan komunikasi di Facebook. Namum belum pernah ketemu langsung. Aku mulai merasa nyaman dengan dia. sedikit demi sedikit aku mulai merasakan sesuatu perasaan yang muncul. Perasaan nyaman yang mungkin akan terus tumbuh dan berkembang.
Aku sudah jatuh cinta kepadanya. Namun masih ku simpan untuk ku sendiri. Bukan takut bertepuk sebelah tangan, namun aku merasa sangat tidak pantas untuk mendapatkan seseorang yang baik sepertinya, apalagi di tinjau dari masa lalu ku yang kelam.
Walaupun ku yakin dia akan membalas cinta ku namun aku masih ragu untuk berkomitmen. Aku masih seseorang yang tak bisa kontrol diri dan emosi. Aku takut akan menyakiti nya. Aku hanya ingin berusaha untuk menjaganya.
Okey. Begitulah perkenalan aku dengan si doi yang aku panggil anak gadis, walau sesungguhnya lebih seru di panggil bakpao, karena dia suka mengembung kan pipinya yang mirip bakpao, namun dia sering ngambek kalau di panggil bakpao. Yaa dari pada ngambek terus, panggil aja dia anak gadis. :D ;)
Sekian dulu ya kan.... Sekedar berbagi sedikit cerita, dan tunggu kisah anak gadis selanjutnya. karena kisahnya masih panjang, Amin (dalam hati berdoa "semoga kisahnya indah bagaikan si doi dan si doi")
________________________________________
Coment membangunnya di tunggu ya.
Thank you....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar